Showing posts with label Nasihat. Show all posts
Showing posts with label Nasihat. Show all posts

Pengertian Hari Tasyrik

Hari tasyrik

Istilah tasyrik diambil dari kata [شرقت الشمش] yang artinya matahari terbit. Menjemur sesuatu, dalam bahasa Arab dinyatakan: [شَرَّقَ الشَيْءَ لِلشَّمْشِ].

Dari Nubaisyah al-Hudzali radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ وَذِكْرٍ لِلَّهِ

“Hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan banyak mengingat Allah.” (HR. Muslim, Ahmad, Abu Daud, Nasai)

Hari tasyrik adalah tiga hari (11,12,13 zulhijjah) setelah Idul Adha (10zulhijjah) (hari nahr).

Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Hari tasyrik adalah tiga hari setelah Idul Adha (yaitu 11, 12, 13 Dzulhijjah).

Disebut tasyrik karena tasyrik itu berarti mendendeng atau menjemur daging qurban di terik matahari. Dalam hadits disebutkan, hari tasyrik adalah hari untuk MEMPERBANYAK DZIKIR yaitu TAKBIR dan lainnya.” (Syarh Shahih Muslim, 8: 18).

Kalau hari tasyrik disebut hari makan dan minum berarti ketika itu TIDAK DIBOLEHKAN untuk berpuasa apa pun di hari-hari tersebut (11, 12, 13 Dzulhijjah). Inilah pendapat yang lebih dikuatkan dalam madzhab Syafi’i.

Amalan yang dianjurkan:
1. Melakukan Takbiran setiap selesai shalat wajib. Ini sebagaimana yang dilakukan para sahabat. Sebagaimana praktek Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau dulu bertakbir setelah shalat shubuh pada tanggal 9 Dzulhijjah sampai setelah dzuhur pada tanggal 13 Dzulhijjah. (Ibn Abi Syaibah dan al-Baihaqi)

Demikian juga dari sayidina Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau bertakbir setelah shalat shubuh pada tanggal 9 Dzulhijjah sampai ashar tanggal 13 Dzulhijjah. Beliau juga bertakbir setelah ashar. (HR. Ibn Abi Syaibah dan al-Baihaqi).

TAKBIR

اَللهُ اَكْبَرْ اَللهُ اَكْبَرْ اَللهُ اَكْبَرْ لاَالهَ اِلاَّ اللهُ وَالله اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرْ وَللهِ الْحَمْدُ 3×

Allahu akbar, Allahu akbar, laa ilaha illallah wallahu akbar. Allahu akbar, walillahil hamd.

Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar. Tidak ada Tuhan melainkan Allah. Allah maha besar. Allah maha besar. Milik Allah lah segala puji-pujian”.

اَللهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً لاَاِلهَ اِلاَّاللهُ وَلاَ نَعْبُدُ اِلاَّ اِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الكَافِرُوْنَ لاَاِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَاَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ اْلأَحْزَابَ وَحْدَهُ لاَاِلهَ اِلاَّاللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرْ وَللهِ الْحَمْدُ
Allahu akbar kastira walhamdulillahi kastiran. Wasubhanallahi bukratan, laa ilaha illallahu wa laa na'budu illa iyyahu muhlishina lahuddina walau karihal kafiruun. Laa ilaha illallahu sadaqa wa'dahu wa nashara abdahu wa azza jundahu wahazamal ahzaba wahdahu. Laa ilaha illallahu wa allahu akbar, allahu akbar walihal hamd

Allah maha besar dengan sebesar-besarnya. Segala puji-pujian milik Allah dengan sebanyak-banyaknya. Maha suci Allah di waktu pagi dan petang. Tidak ada Tuhan melainkan Allah. Kami tidak menyembah melainkanNya dalam keadaan kami mengikhlaskan agama untukNya, sekalipun orang-orang kafir membenci. Tidak ada Tuhan melainkan Allah satu-satunya. Dia telah menepatkan janjiNya dan telah menolong hambaNya serta mengalahkan tentera-tentera bersekutu (dengan kekuasaanNya) semata-mata. Tidak ada Tuhan melainkan Allah. Allah maha besar”.

2. memperbanyak berdoa kepada Allah

Sebagian ulama menganjurkan untuk memperbanyak berdoa di hari tasyrik.

Anas bin Malik mengatakan:

كَانَ أَكْثَرُ دُعَاءِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ»

Doa yang paling banyak dilantunkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah

RABBANAA  AATINAA  FID-DUN-YAA HASANAH WAFIL AKHIRATI HASANAH WAQINA AZABAN NAAR

(Tuhan kami mohon anugrahi, segala kebaikan didunia dan di akhirat, dan lindungi kami dari siksa neraka.)  (HR. Bukhari 6389 dan Muslim 2690).

Fadilah Bagi Berkurban Idul Adha

PAHALA YANG BESAR BAGI YANG BERQURBAN


إذا دخل العشر من ذي الحجة وأراد أحدكم أن يضحي فلا يمس من شعره ولا بشره شيئا حتى يضحي
 
Artinya: "Apabila sepuluh hari pertama Dzulhijjah telah masuk dan seorang di antara kamu hendak berqurban, maka janganlah menyentuh rambut dan kulit sedikitpun, sampai (selesai) berkurban," (HR Ibnu Majah, Ahmad, dan lain-lain). 

Artinya, menurut Imam Malik dan Syafi'i disunahkan tidak memotong rambut, dan kuku bagi orang yang berqurban, sampai selesai penyembelihan. Bila dia memotong kuku ataupun rambutnya sebelum penyembelihan, maka dihukumi makruh. 

Hadits diriwayatkan oleh sayidah 'Aisyah,

ما عمل آدمي من عمل يوم النحر أحب إلى الله من إهراق الدم، إنه ليأتي يوم القيامة بقرونها وأشعارها وأظلافها. وإن الدم ليقع من الله بمكان قبل أن يقع من الأرض فطيبوا بها نفسا

Artinya, "Rasulullah SAW bersabda, 'Tidak ada amalan anak Adam yang dicintai Allah pada hari Idul Adha kecuali berqurban. Karena ia akan datang pada hari kiamat bersama tanduk, bulu, dan kukunya. Saking cepatnya, pahala qurban sudah sampai kepada Allah sebelum darah hewan sembelihan jatuh ke tanah. Maka hiasilah diri kalian dengan berqurban (HR Ibnu Majah).

dan hadits riwayat al-Tirmidzi:
 
لصاحبها بكل شعرة حسنة
 
Artinya, "Bagi orang yang berqurban, setiap helai rambut (bulu hewan qurban) adalah kebaikan," (HR At-Tirmidzi).

Doa malam pertama bulan Sya'ban

Doa malam pertama bulan Sya'ban

 

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم دعاء اول ليلة من شعبان  اللَّهُمَّ اخْتُمْ لَنَا *شَهْرَ رَجَبٍ بِعَفْوِكَ وَ غُفْرَانِكَ وَبَارِكْ لَنَا فِي* *شَعْبَانَ وَبَلَغَنَا رَمَضَانَ لَا فَاقِدِينَ وَلَا مَفْقُودِينَ.* *رَبِّي إِنَّهَا أول ليلةٍ من شهر شعبان*  *اللَّهُمَّ اجعلها ليلة *مباركة عل أمتك ونصر* *للمسلمين وَأَدْخِلَ السَّعَادَةَ فِي كُلِّ الْبُيُوتِ تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا* *وَاعْتِقْ رِقَابَنَا وَوَالِدَينَا مِنَ النَّارِ.* *يَا أَجَلُّ مِنْ كُلِّ جَلِيلٍ ، يَا أَكْرَمُ مِنْ كُلِّ كَرِيمٍ ، وَيَا أَعَزُّ مِنْ كُلِّ عَزِيزٍ أَغِثْنِي يَا غِيَاثَ الْمُسْتَغِيثِينَ بِفَضْلِكَ وُجُودُكَ وَكَرَمِكَ وَمَدِّ عُمْرِنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ عِمْرَا بِالْعَافِيَةِ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَمِ. اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَعْبَانَ وَبَلَغْنَا رَمَضَانَ وَنَحْنُ وَمَنْ نُحِبُّ فِي صِحَّةِ وَعَافِيهِ وَارْضُ عَنَّا وَاعْفُو عَنَّا وَادْخُلْنَا الْجَنَّةَ نَحْنُ وَمَنْ نُحِبَّ. اللَّهُمَّ يَسْرِ امُورَنَا وَغَيِّرُ حَالَنَا لْأَحْسَنَ حَالٌ وَأَسْتَجِبْ دُعَائُنَا وَاعْطِيْنَا مِنْ خَيْرِ عَطَايَاكَ. اللَّهُمَّ مَعَ رَحِيلِ شَهْرِ رَجَبٍ اجْعَلْ كُلَّ مَا يُقْلِقُنَا وَيُؤْذِينَا وَيُحْزِنُنَا انْ يَرْحَلْ عَنَّا ، اللَّهُمَّ هَلْ عَلَيْنَا شَعْبَانُ بِكُلِّ بَرَكَةٍ وَخَيْرٍ وَعَافِيَةٍ وَصِحَّةٍ وَامِنٍ وَامَانٍ وَبَلَغْنَا رَمَضَانَ وَاجْعَلْهُ خَيْرًا لَنَا وَاهِلِنَا فِى كُلِّ الَامُورِ ، اللَّهُمَّ ارْحَمْ مَوْتَانَا وَكُلَّ امْوَاتِ الْمُسْلِمِينَ. اللَّهُمَّ اجْعَلْ اول َليلة ُ مِنْ شَهْرِ شعبانٍ مَغْفِرِهُ لِذُنُوبِنَا وَتَطْهِيرٍ لِمَعَاصِينَا وَدَخَلْنَا شَهْرَ شَعْبَانَ وَنَحْنَا خَالِيَينَ مِنَ الذُّنُوبِ يَارِبِ الْعَالَمِينَ.


 

* *Terjemahan do'a awal Malam Sya'ban* Ya Allah, tutuplah untuk kami bulan Rejab ini dengan kema'afan dan ampunan Mu... Dan berkatilah kami dalam bulan Sya'ban ini... Dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan, bukan sebagai orang yang terluput(dari rahmatMu) dan bukan juga orang yang diluputkan (pahalanya). Ya Allah, Sesungguhnya ini adalah malam pertama bulan Sya'ban, Ya Allah, jadikan lah ia sebagai malam yang yang penuh barakah untuk hamba Mu dan pertolongan bagi kaum Muslimin... Dan masukkanlah kebahagiaan dalam setiap rumah (mereka). Ya Allah terimalah amalan kami...

Ya Allah, merdekakan lah kami dan orang tua kami dari neraka. Wahai Dzat yang Maha Agung diantara yang ter Agung, Wahai yang Maha Mulia di kalangan yang mulia.. Ya Allah, Tolonglah hambaMu ini... Wahai Dzat yang Maha Memberi pertolongan kpd hamba-hambanya, demi kurniaan, kedermawanan dan kemuliaanMu.. Panjangkanlah umur kami dan anugerahkan lah kami umur yang panjang dengan kesehatan.. Wahai Dzat pemilik keagungan dan kemuliaan. Ya Allah, berkatilah kami pada Sya'ban ini dan sampaikanlah kami hingga Ramadhan dalam keadaan kami dan orang yang kami cintai berada dalam keadaan sehat sejahtera... 

Dan ridhoilah kami, maafkanlah kami serta masukkanlah kami ke dalam syurga bersama orang2 yang kami cintai. Ya Allah, mudahkan lah urusan kami, dan ubahlah keadaan kami kepada yang lebih baik, dan terimalah doa kami dan berikanlah kami sebaik-baik pemberian Mu. Ya Allah, bersamaan dengan berlalunya bulan Rajab, jadikanlah setiap sesuatu yang membimbangkan kami, yang menyakiti kami, dan yang menyebabkan kami bersedih itu hilang dari kami, Ya Allah, jadikanlah kemunculan Sya'ban ini dengan membawa setiap keberkatan, kebaikan, kesejahteraan, kesihatan, dan keamanan kepada kami. Ya Allah, rahmatilah orang yang telah wafat di kalangan kami, dan seluruh ummat Islam. Ya Allah jadikanlah malam pertama bulan Sya'ban ini sebagai pengampunan dosa-dosa kami dan penyucian kemaksiatan kami... Masukkanlah kami dalam bulan Sya'ban ini dalam keadaan kosong daripada sebarang dosa. Wahai Tuhan sekalian alam. 

*Terimalah doa kami Ya Allah* 

آمين آمين آمين يارب العالمين اللهم صل على سيدنا محمد و على اله واصحابه وسلم


 

Bahaya Memakan Harta Haram

MAKAN HARTA HARAM MENYEBABKAN HILANGNYA PAHALA AMAL IBADAH

عَنْ سَالِمٍ مَوْلَى أَبِي حُذَيْفَةَ قَالَ :

Dari Salim maula ( budak yang telah dibebaskan ) Abu Hudzaifah ra berkata :

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :

Rasulullah SAW bersabda :

لَيُجَاءَنَّ بِأَقْوَامٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَعَهُمْ مِنَ الْحَسَنَاتِ مِثْلُ جِبَالِ تِهَامَةَ ، حَتَّى إِذَا جِيءَ بِهِمْ جَعَلَ اللَّهُ أَعْمَالَهُمْ هَبَاءً ، ثُمَّ قَذَفَهُمْ فِي النَّارِ

" Sungguh kelak pada hari kiamat nanti akan di datangkan orang-orang  yang membawa  amal kebaikan ( yang banyaknya ) seperti gunung-gunung tihamah, sehingga apabila mereka telah didatangkan, Allah menjadikan amal-amal kebajikan mereka itu seperti debu yang beterbangan kemudian Allah melemparkan mereka ke dalam neraka."

فَقَالَ سَالِمٌ : يَا رَسُولَ اللَّهِ بِأَبِي أَنْتَ وَأُمِّي حَلِّ لَنَا هَؤُلَاءِ الْقَوْمَ حَتَّى نَعْرِفَهُمْ ، فَوَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ إِنِّي أَتَخَوَّفُ أَنْ أَكُونَ مِنْهُمْ ،

Salim berkata :

Ya Rasulullah, demi ayah dan ibuku sebagai tebusan untukmu, jelaskan sifat-sifat mereka agar kami dapat mengenali mereka ... ?

Demi Dzat yang telah mengutusmu dengan hak, sungguh aku khawatir aku termasuk golongan mereka !!!

فَقَالَ : يَا سَالِمُ أَمَا إِنَّهُمْ كَانُوا يَصُومُونَ وَيُصَلُّونَ ، وَلَكِنَّهُمْ إِذَا عَرَضَ لَهُمْ شَيْءٌ مِنَ الْحَرَامِ وَثَبُوا عَلَيْهِ ، فَأَدْحَضَ اللَّهُ تَعَالَى أَعْمَالَهُمْ

Rasulullah menjawab :

" Hai Salim, sesungguhnya mereka selalu #berpuasa dan mengerjakan #shalat

Akan tetapi jika ditampakkan kepada mereka sedikit saja dari sesuatu yang #haram mereka langsung menyambarnya.




Kemudian Allah Ta'ala membatalkan pahala amal kebajikan yang mereka lakukan."

فَقَالَ مَالِكُ بْنُ دِينَارٍ : هَذَا وَاللَّهِ النِّفَاقُ .

Malik bin Dinar berkata :

Demi Allah ini adalah sifat kemunafikan

Dinukil dari kitab :

Manhaj al-Sawi Syarhu Ushuli Thariqah al-Saadah al-Ba'alawi Karya al-Habib Zen bin Ibrahim Bin Sumaith Hal. 566 Dar al-Ulum al-Islamiyah

Ilmu Yang Mempelajari Tentang Makanan

۩ BEBERAPA ILMU TENTANG MAKAN ۩

Sayyid Alwi bin Abbas al-Maliki berkata:

"
بعض العوام إذا سقط شيء من الطعام إلى الأرض يقول: هذا رزق الأرض. هذا جهل، و هل للأرض رزق!، فينبغي أن يأخذه و يأكله و يزيل ما عليه من قذر، فإن لم يزل فليدفنه،و بعضهم ينكر لعق الأصابع، و هذا جهل صريح، و بعضهم يلعق أصابعه في أثناء الأكل، و هذا خطأ من قل الأدب، و من قل الأدب أيضا أن ينهش بعض اللحم فيرده إلى الطعام، فذلك لا ينبغي، لأن الناس يستقذرون ذلك"

Sebagian orang awam apabila ada suatu makanan yang jatuh ke tanah, dia berkata: "(makanan) ini sudah rezekinya (jatahnya) tanah".

Ini adalah kebodohan, apa iya tanah ada jatah makanannya?!, maka seharusnya dia ambil makanan yang jatuh tadi, dia bersihkan kalau ada kotoran (semisal debu/tanah) lalu tetap dia makan, kalaupun tidak bisa dihilangkan maka hendaknya dia timbun makanan tadi dalam tanah (sebagai bentuk menghormati rezeki makanan).


Dan sebagian mereka ada yang mengingkari untuk menjilat jari-jari (setelah makan), dan ini adalah kebodohan yang jelas (karena dalam Islam dianjurkan (sunnah) kita makan dengan tangan, lalu setelah makan kita bersihkan sisa makanan di jari-jari kita dengan cara kita menjilat makanan di jari-jari tersebut).


Dan sebagian mereka ada yang menjilat jari-jari mereka ketika masih makan (belum selesai makan), dan ini adalah sebuah kesalahan dan sedikit adab (karena yang dianjurkan adalah menjilat jari-jari setelah selesai makan, bukan ketika masih makan).

Dan juga termasuk sedikitnya adab adalah seseorang yang menggigit sebagian daging lalu dikembalikan lagi kedalam tempat lauk (padahal sudah ada bekas gigitan dia), maka itu adalah hal yang tidak pantas, karena orang-orang akan merasa jijik dengan hal tersebut (jadi seharusnya jika hanya ingin makan sebagian, cukup potong dagingnya pakai tangan lalu dimakan, bukan daging tadi kita langsung gigit sebagian lalu kita kembalikan sisanya yang ada bekas gigitan kita untuk dimakan oleh yang lain, tentu mereka akan merasa jijik jadinya).


Sumber: al-Fawaid al-Syathiriyyah / Juz 2 - Halaman 307 (Habib Salim bin Abdullah Asy-Syathiri).

AMALAN BULAN RAJAB

RAJAB diambil dari kata "tarjib" yang berarti "pengagungan".

 

Ada ulama juga mengatakan RAJAB artinya "ashab" yang berarti "mengalir/menuang", kenapa demikian karena di bulan RAJAB mengalirnya rahmat Allah bagi orang-orang yang bertaubat.

Ulama juga berkata, "Bulan rajab bulan untuk menanam, sya'ban untuk menyiram, ramadhan untuk memanen.



Diantara amalan-amalan dan dzikir di bulan RAJAB ialah:

1. Doa ketika masuk bulan Rajab :

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَـعْبَانَ وَبَلِّـغْنَا رَمَضَانَ

Artinya :

"Yaa Allah berkahilah kami di Bulan Rajab dan Sya'ban, serta perjumpakanlah kami dengan bulan Ramadhan".

 

2. Berpuasa dibulan RAJAB

Fadilahnya:

قال رسول الله: من صام ثلا ثة ايام

من شهر حرام كتب له ثواب عباده تسعمائة سنة

Artinya,

"Barang siapa berpuasa dibulan haram selama tiga hari maka dituliskan baginya pahala ibadah sebanyak 900 tahun."

 

Lafadz niat puasa sunnah Rajab :

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِى شَهْرِ رَجَبِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

"Saya niat puasa esok hari di bulan rajab sunah karena ALLAH Ta'ala."

 

3. Membaca istighfar

Doa dibaca pagi dan sore di bulan Rajab (70x)

ّرب اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَيَّ

Ulama berkata

, "Rajab adalah bulan untuk kita memperbanyak istighfar, sya'ban bulan untuk memperbanyak shalawat, ramadhan bulan untuk memperbanyak membaca Al-Quran.

Maka dari itu perbanyaklah istighfar dibulan yang mulia ini mintalah ampun kepadanya!!!

 

4. Doa dibaca antara Dhuhur dan Ashar bulan Rajab (70x) :

اَسْـتَغْفِرُ الله َ الْعَظِيْمَ الَّذِي لآ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ، تَوْبَةَ عَبْدٍ ظَالِمٍ لاَ يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ ضَرًّا وَلاَ نَفْعًا وَلاَ مَوْتًا وَلاَ حَيَاةً وَلاَ نُشُوْرًا

 

5. Dibaca pada 10 hari yang pertama bulan Rajab (100x) :

سُـبْحَان الله الْحَيِّ الْقَيُّوْمِ

Dibaca pada 10 hari yang kedua bulan Rajab (100x) :

 

سُـبْحَانَ الله ِ اْلأَحَدِ الصَّمَدِ

Dibaca pada 10 hari yang ketiga bulan Rajab (100x) :

 

سُـبْحَان الله الرَّؤُوْفِ

 

6. Membaca “Sayyidul Istighfar” (3x pagi dan sore) :

اَللَّهُم َّ أَنْتَ رَبِّيْ لآ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَااسْـتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّه لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنت

 

7. Membaca

اَحْمَدُ رَسُوْلُ اللّٰهِ ، مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللّٰهِ × ٣٥

(Dibaca 35 Kali pada hari Jum'at terakhir bulan Rojab saat Khotib diatas mimbar)

(Amaliyah Ijazah Guru Mulia AlHabib Ahmad Bin Abu Bakar Bin Ali Bin Al Imamul Qutb Ghoust AlHabib Abu Bakar Assegaf Gresik)

Fadhilah

- Barang siapa yang mengamalkannya, maka tidak akan terputus uang di tangannya ditahun itu (Diberi kejembaran Rizki uang)

 

8. Berdo'a

قال رسول الله: خمس ليال لا ترد فيهن الدعوة اول ليلة من رجب، وليلة النصف من شعبان، ليلة الجمعة، ليلة الفطر، ليلة النحر

Artinya,

"Lima malam yang tidak ditolak didalamnya do'a awal malam rajab, malam nisfu sya'ban, malam jumat, malam idul fitri, malam idul adha".

Berdo'alah ! Insyaallah hajat-hajatmu akan dikabulkan semuanya.. Aamiin

 

 

اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آله سيدنا محمد


Sejarah Singkat Perang Karbala

Perang Karbala terjadi pada tanggal 10 Muharram tahun 680 M (61 H) dan merupakan salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah Islam, kh...