Manaqib Imam Junaid Al Baghdadi

Kisah Sayyidus Shufiyyah Imam Junaid Al Baghdadi

 

Imam As Sari As Saqoti -rodliyallohu anhu- berkata kepada Muridnya, yaitu Abil Qosim Junaid Al Baghdadi -rodliyallohu anhu- :

" Wahai Junaid, pergilah ke masjid dan berilah mau'idloh/nasehat kepada orang-orang !"

Junaid berkata : "Wahai Guruku, sesungguhnya saya mampu untuk memberi nasehat kepada mereka, hanya saja saya khawatir dengan 3 ayat di dalam kitabulloh "

" Ayat apa saja ?" tanya sang guru.

Junaid berkata :

" pertama, firman Allah surat al baqoroh ayat 44 ,

أَتَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبِرِّ وَتَنْسَوْنَ أَنْفُسَكُمْ وَأَنْتُمْ تَتْلُونَ الْكِتَابَ أَفَلا تَعْقِلُونَ

 

Mengapa kamu suruh orang lain mengerjakan kebajikan, sedang kamu melupakan diri (kewajiban) mu sendiri, padahal kamu membaca Al Kitab ? Maka tidakkah kamu berpikir?

 

kedua, firman Allah surat hud ayat 88,

وَمَا أُرِيدُ أَنْ أُخَالِفَكُمْ إِلَىٰ مَا أَنْهَاكُمْ عَنْهُ

 

Dan aku tidak berkehendak menyalahi kamu (dengan mengerjakan) apa yang aku larang.

 

ketiga, firman Allah surat as shof ayat 2-3

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ

 

Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat?

Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan."


Baca Juga Tentang : Gelar Sulton Ilmi 

Sang guru terdiam seribu bahasa dan sang murid menyingkir pergi ke dalam tempat tidurnya, lalu tertidur.

Di dalam tidur, Junaid mimpi bertemu dengan Rasululloh shollallohu alaihi wasallam, Rasul berkata kepadanya :

" Wahai Junaid, mengapa engkau tidak mau memberi nasehat kepada orang-orang ? Pergilah ke masjid dan nasehatilah orang2 !"

Junaid terbangun dengan perasaan senang dan pergi menemui gurunya, sang guru dan murid ini mempunyai ikatan bathin yang sangat kuat diantara keduanya.

Ketika bertemu, sang guru berkata :

"aku terheran dengan dirimu, wahai Junaid. engkau tidak mau menasehati orang-orang kecuali dengan izin Rasululloh shollallohu alaihi wasallam."

 

Junaid segera pergi ke masjid dan memberi pengumuman kepada orang-orang bahwa hari ini dia akan memberi ceramah.

Banyak orang berkumpul di masjid untuk mendengarkan ceramahnya Junaid, diantara mereka ada seorang lelaki musyrik yang mengenakan pakaian ulama'. Dia ikut masuk masjid tujuannya untuk mempermalukan Junaid dengan pertanyaannya.

 



Baca Juga Manaqib : Maulid Addiyaul Lami

Lelaki musyrik yang menyamar tadi berkata :

"Wahai Junaid, aku ingin engkau menjelaskan kepadaku tentang sabda Rasululloh shollallohu alaihi wasallam :

'Takutlah kalian dengan firasatnya orang beriman, karena dia melihat dengan cahaya Allah "

Banyak orang yang menyimak, bagaimana Junaid menjawab pertanyaan itu, dan tidak ada seorang yang tahu bahwa yang bertanya adalah orang kafir musyrik.

Namun Junaid adalah seorang waliyulloh dan mendapat ilmu Laduni dari Allah.

Junaid menjawab :

"Hai kau, penjelasan hadits ini adalah bahwa sesungguhnya engkau ini orang yang kafir, maka bersaksilah bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad utusan Allah !"

Maka saat itu juga lelaki kafir musyrik itu masuk Islam.

 

Wallohu a'lam.

No comments:

Post a Comment

Sejarah Singkat Perang Karbala

Perang Karbala terjadi pada tanggal 10 Muharram tahun 680 M (61 H) dan merupakan salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah Islam, kh...